Aku.Kamu.Dia

tulip

“Haruskah berpura pura, seolah tak melihat dosa yang sudah terjadi di depan mata??” Tetapi semakin dipikir dan dinilai semua percuma..
“Apakah kita semua terlahir untuk berpura pura?…”
Hidup adalah sandiwara terbesar.

Diterbitkan di:  on Februari 2, 2008 at 3:53 am Komentar (57)

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://buanadara.wordpress.com/2008/02/02/akukamudia/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

& Komentar Leave a comment.

  1. Jadi ingat lagu Kangen Band yang… Tentang Aku Anto, Kau, dan Dia. :P

  2. lah, kok sepi? belom ada yg komen? anto mana? ndorokakung mana? pasti katut kebawa arus ngejunk (dan flirting) di blog sebelah itu… hihihi :D

  3. Berpura-pura? Karena kebanyakan orang tidak siap untuk menyapa kebenaran. Saat ini pun saya harus berpura-pura baik ke Sarah. ha ha ha … Padahal … gak ding. Padahal memang menyapa dengan baik kok.

    :D

  4. ah, begitulah hidup,
    cukup dilematis memang.,

  5. Dan kitapun harus pandai memainkan peran yang sudah dibagikan oleh sutradara hidup ini… :D

  6. @ Goenawan Lee : Lhooo..aku nya kq jadi Anto ??

    @ fahmi : kamu juga gag ikutan po.. he he he

    @ Pak BR : Begitulah, kita terbiasa takut terhadap kejujuran. Kita gentar terlihat mendukung kebenaran.

    @ aLe : Ho’oh :(

    @ Anto : Heh..sutradara? mas iMan maksudnya??

  7. Lah, sarah belum tidur apa malah sudah bangun ini?
    *wink*

  8. @ antobilang : walah..sudah bangun ini, tapi tidur lagi ah..

  9. kayak lagunya godbless, panggung sandiwara, cuman kok nuansanya bukan panggung sandiwara, lebih cocoknya panggung ketoprak, hehehehe……..

  10. kalau kita sudah berani untuk mengakuinya pasti bukan sebuah kepura-puraan lagi
    *yg msh berjuang untuk melawan kepura-puraan*

  11. Sandiwara? Kepura-puraan gitu?
    Tapi sebenarnya kita bisa kok lepas sandiwara. Jangan jadi aktornya, tp jadi sutradaranya aja biar lebih asyik :)

  12. Ane juga masih demen pura-pura. Kecuali kalo ditawarin makan, ane kagak bakalan pura-pura masih kenyang… Mhuehehe.

  13. memang sepertinya sekali2 kita perlu utk berpura2. setidakny itu yang saya rasakan sekarang :)
    saya lebih memilih utk berpura-pura terhadap apa yg saya ketahui..

  14. Bukan terlahir untuk berpura-pura, tapi begitu lahir harus berpura-pura.

    *perasaan sama aja yak?* :roll:

  15. Jika hidup adalah sandiwara dan bumi adalah panggungnya.

    Lantas dimana saya bisa beli tiket untuk melihat pertunjukan sandiwara itu?

  16. Ceritanya, Sarah mau main film gitu ya? Ntar pasti saya tonton deh :D

  17. sarah… saya pengen kenalan jiakakakakakaka

  18. Kita dilahirkan dipanggung sandiwara terbesar ini bukan untuk berpura-pura, tapi untuk menginterpretasikan peran yang telah digariskan pada kita dengan sebaik-baiknya. Harus terlihat wajar namun mampu menciptakan chemistry antara aku, kamu dan dia bagi mereka. **sokngerti.com**

  19. hiyaa hidup adalah panggung sandiwara…
    *jadi inget ahmad albar*

  20. nggak gitu jugax….hidup ini riel, meskipun terkadang dibumbui kepura2an…
    *nulis apa aku yaks…* :roll:

  21. halo sarah, you are very nice

  22. baenya jujur aja ya,,,,, biar dapet pahala

  23. hmm
    dunia ini..panggung sandiwara..
    lagu nya siapa itu y…
    hmm roma irama kali y
    wkakakka (tampang bego… “akhmad albar kan jawabnya”)
    salam kenal aja y

    willmen46
    willmen46@gmail.com
    http://www.willmen46.wordpress.com

  24. HaLLo
    http://fikrul.wordpress.com/
    ILmu hacking, artikel isLam, Links Hacker
    Contact: fikrul91@gmail.com

  25. hidup adalah sandiwara, ada juga yang mengatakan hidup adalah pilihan.. karunia tuhan kan kita bebas memilih..

  26. bukankah itulah hidup yang sebenarnya? tinggal bagaimana kita menjadi pion yang cerdas

  27. sandiwara….ehm…ehm, hebat ya masih ada aj sandiwara juga ya jaman sekarang, kirain hanya terjadi di radio-radio dulu.

    salam, bintangraya

  28. saya dulu waktu masih esema suka nonton sandiwara lho. terus masih lanjut sampe semester 1-2. habis itu skrg dah jarang2. paling2 cuma sekali2 kalo teater 10-nya anak2 sma 8 mentas saya diundang buat nonton…

  29. Ah…kalau saya beda dengan komen #28, jaman eSeMA lebih suka mendengarkan sandiwara radio. Beda nda apa2 toh joe?! :lol:

  30. Yupp…Dunia dalam genggam,pura pura nya sy pake modal kamus usang…doang !
    Blog aja 1/2 mateng he he
    Bagaimana dg kalian,kawan?
    Kaseh unjuk sy ya…pura pura juga boleh aja asal nyambung he he
    :-)

  31. aku juga pura2 tidur untuk nguping omongan orang lagi bagi rejeki gede tapi hasil malinnnnnnnnnnnggggggggggggg.
    kok bisa yaaaaaaaaa

  32. (ahmad albar mode = on)
    peran yang kocak bikin kita terbahak-bahak…
    peran bercinta bikin kita mabuk kepayang….
    :D
    (ahmad albar mode = off)

  33. Sandiwara. Berasal dari kata Sandi dan Wara.
    Sandi artinya..
    wara maknanya..
    kalau digabung jadi..
    apa ya?

  34. Wah, baru kepikiran mo nulis lagu dunia ini panggung sandiwara ternyata udah ada bung willmen46,,,
    Salam kenal ya,,

  35. hoHOho..

    Berpura-pura tu gk enak..(makan ati… :) )
    mendingan jadi diri sendiri ajjah..
    Lakukan yang terbaik selagi kita masih punya tenaga untuk “Do The Best”..

  36. 33 dari 35 komentar di sini berasal dari KAUM PRIA, yang 2 lagi komentar dari penulisnya sendiri. Fenomena yang mudah dimengerti. Sayapun ikutan :)

  37. Jujur, dan nggak pura-pura nih. aku liat di botd.wordpress trus ngeklik top post, ternyata posting ini urutan 3. yang buat aku ngeklik posting ini bukan karena urutannya…
    {*sebenarnya mau aku sembunyikan, tapi buat apa..?
    ya sudah, aku ingin jujur saja, dan tidak mau berpura pura}

    tapi karena kamu [dalam foto itu] cantik.

  38. Untuk orang lain, pura-pura bisa berlaku :P
    Untuk sendiri, apa bisa :?:

  39. Sarah punya 38 – 2 = 36 antrian, silahkan dipilih tapi jangan berdasarkan waktu komentar. hihihi. Yang nomor 1 jangan senang dulu.

  40. ikhlas dan tulus adalah lawan kepura-puraan. kita mungkin bisa menipu orang dengan kepura-puraan tapi yang di Atas tidak bisa kita tipu. ikhlas dan tulus juga hanya Allah SWT yang tahu…. jika hidup ini sandiwara hanya sebatas pada peran yang dimainkan, namun kita juga tetap diminta pertanggungan jawab, atas apa yang kita perankan…

  41. setiap kita dapat satu perawan
    yang harus kita mainkan ….

  42. dunia ini memang panggung sandiwara, karena tiap manusia punya topengnya sendiri… :roll:

  43. hmm…(lagi pura2, biar dianggap keren)
    :)

  44. Kayak lagu nya kahitna juga. Aku, dirimu, dirinya…

    Sandiwara ? Hmmm…. terkadang skenario yang ada tidak kita ketahui. Terkadang skenario yang kita terima belum tentu yang buruk.. terkadang justru itulah yang terbaik ;)

  45. AMALUNA AMALUKUM, LO, GUE2, DIA2. YANG JELAS DIKUBUR GABAKALAN BARENGAN KECUALI KETIBAN LONGSOR.

  46. hidup itu seperti koma, karena kita tak pernah tahu dimana titik itu mampu menghentikan langkah kita. semangat! :)

  47. wah, top posts wordpress.com :)

    slm kenal..

  48. hiks… aku kesasar :(

  49. PANGGUNG SANDIWARA?
    sama ya ama panggung pewayangan ada anak wayang ada,ada dalang,

  50. wis kih kunjungi webblog ini coba http://sailormoon2008.wordpress.com menyediakan tiket dunia akherat bro………..!

  51. yup, sandiwara terbesar…apa2 penuh kepura2an.

    *thanks dah mampir ke senandung-ku

  52. Hidup adalah perjuangan tampa henti henti

  53. apapun peran itu, semua ada konsekuensinya. semoga berada di alur yang benar.

  54. Lomba Penulisan Artikel.
    Berlaku mulai 5 Februari 2008 s/d 31 Mei 2008

    Hadiah bagi Pemenang :
    Rp.200.000,-

    Syarat Lomba :
    Contact person pada Blog Anda ( E-Mail dan Nama Lengkap )
    Peserta memiliki blog yang telah aktif.
    Peserta boleh menggunakan blog Gratis (Blogger, Friendster Blog, Dan lain-lain)
    Peserta menyanggupi bahwa blog yang dikelolanya tidak melanggar hukum, etika, serta tidak menyinggung SARA.
    Plagiat dikenakan sanksi diskualifikasi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

    Info lengkap http://blogroll2001.wordpress.com/2008/02/03/kompetisi-blog/

  55. pura2..I’m not good at it..

  56. Mw deee dapet peran jadi Pacar nya yang nulis ini…hihihi

  57. semua kembali ke diri kita sendiri, sarah. mau hidup dalam kepura-puraan ***akan lelah bathin yang pasti*** atau hidup apa adanya, engga perlu berpura-pura.


Leave a Comment