Ritual Penyakit yang Menyebalkan
Mei 13, 2008 oleh sarah
Aku memang keras kepala, ceroboh, tidak terencana, pelupa. Dokter sekerasKerasnya melarang agar aku jangan kecapekan, dan menjaga kondisi agar tetap fit, jangan begadang, jangan minum es, jangan makanan yang berminyak, jangan stress itu yang utama karena cepat memacu kambuhnya penyakitku. Makan dan istirahat teratur. Sudah terlalu kebal aku mendengarnya.
Bulan ini mendetoksifikasikan diri menjadi terasa lebih penting, hidup orang berbeda dalam suka duka dan tantangan. Pasrah, ikhlas , bersyukur dan belajar positive thinking itu penting. Juga detoksifikasi terhadap isi perut yang terkadang terjejal makanan tanpa gizi.
Kepenatan ini sungguh diambang batas, aku ingin segera berlibur ke tempat terpencil memandang alam, menikmati udara segar. Dua minggu ini menjadi hari yang melelahkan, aktivitas yang cukup padat dituntut cepat dan belum juga selesai terjadi di lingkunganku belum lama ini. Kondisiku beberapa pekan ini sungguh tak terlalu baik, apalagi imsomnia hadir memeriahkan malam, tergurat lelah di raut wajah karena kesibukan yang dilakukan akhir ini. Segepok obat dengan merk yang memusingkan itu sudah menjadi benteng pertahananku. Sembari terus mencoba bertahan sekuat hati dalam kelelahan yang amat sangat.
Sore itu, menjadi puncak kelelahan yang hampir bersinggungan dengan kegilaan emosi dan memang tidak menyenangkan. Di tengah lokasi shooting, saat sang sutradara berteriak Action….. tibatiba dialog yang sudah di luar kepala tak terucap sepatah katapun dari mulutku. Bernafas menjadi hal yang sangat sulit, dada sesak, kepala terasa pusing, ditambah batuk kering dan flu yang tidak juga pergi. Menyebalkaaan…. benteng pertahananku ambruk, drop. Membuat heboh semua orang di lokasi shooting sore itu. Hari itu shooting akhirnya di pending, sungguh merepotkan saja.
Mata mulai meredup, mereka segera membawaku ke mobil, mengantarku ke rumah sakit untuk inflasi. Lama sekali..menembus kemacetan Jakarta yang tidak bisa diajak kompromi. Sesampainya disana aku langsung dibawa ke UGD, dibaringkan disebuah kamar pasien, diberi oksigen lalu menyuntikan cairan obat ke dalam tubuhku dan memberiku makan segepok obat enam macam dengan ukurannya yang menyeramkan.
Aarrrrgghh……!!! paling malas rasanya berurusan dengan dokter. Aku sudah muak dengan berbagai macam ramuan kimia yang katanya baik untuk mempercepat proses kesembuhanku.
Yaa….kulihat sekitarku raut muka cemas orangOrang itu, menjadi terharu melihatnya, mereka begitu mengkhawatirkanku.. senang rasanya bisa menjadi bagian yang dikhawatirkan, diperdulikan, akh… kamu seperti haus kasih sayang saja. Menyedihkan…
Sedetik ingin berteriak, “Capeek..aku lelah. Tenagaku tak tersisa.. aku tak ingin sendiri lagi!!!!.” aku ingin dia duduk disampingku, Akh….itupun jika dia ada waktu. Tunggu…mengapa sosoknya spontan terbesit dikepalaku, sosok seseorang disana membias dihatiku. Sudahlah jangan mencemaskan apa yang tak perlu kau cemaskan. Sabar…lepaskan…ikhlaskan.
Sepertinya tak perlu membahasnya panjang lebar, aku tak boleh mengeluh. Aku tak mau jatuh, tak boleh runtuh..apa yang sudah kubangun dengan susah payah. Jangan mengecewakan orangOrang yang terdekatku..ibuku.
Aku belajar dan tertempa untuk terus melangkahkan kaki bersama sang waktu untuk menuju satu tujuan. Mengayun langkah, setapak demi setapak, walau lambat, dan pelan. Sambil menghela nafas panjang dan berkata….
“Aku tak ingin menyerah dari semua… dari citaCita,
tapi tau dimana saat aku harus pasrah.”
LagiLagi ini postingan curhat, gag perduli. Aku hanya ingin menuliskannya, dan salah satu mimpiku suatu hari kisah ini dapat kurangkum menjadi sebuah buku. Sudah lama gag posting. Waaaah….panjang juga yaa. ![]()
Lha ini malem2 malah posting, kapan istirahatnya?
*Lha saya juga malem2 malah comment :p
Met istirahat, smoga cepet sembuh
makanya non olahraga+istirahat yg cukup … tp kalo udah sibuk seringnya lupa diri yah
BTW jgn jadikan penyakit sbg ritual, penngalaman aku sendiri kayaknya gak enak apalagi kalau tinggal sendirian, mending sehat deh
good luck deh
Iya Sarah … badan harus diberi perhatian. Ketika mereka mengatakan harus istirahat, maka kita harus berani berkata TIDAK untuk tawaran pekerjaan dan seterusnya. Beri mereka (badan dan internalnya, hi hi hi) hak mereka untuk istirahat.
Nah untuk urusan hati dan pikirian, ini memang berat. Saya pun mengalami kondisi seperti itu. Jangan dikira saya ini selalu tegar
he he he. Biar lelaki, tapi namanya juga manusia. Yang ini akhirnya solusi yang paling berhasil untuk saya adalah shalat. Tadinya saya mencoba melarikan diri dan merenung. Hasilnya malah luka yang makin dalam.
Ah jadi kebawa Sarah curhatan di sini.
Anyway, tough it out! You’re a strong girl! You’ll survive and … not only survive, you’ll do great! Trust me on this.
Nyantey saja, nyantey pikiran, nyantai badan, nyatey bukan bermalas2an, nyantey adalah situasi yang nyaman dan penuh kesadaran…
Semoga lekas sembuh nduk….
Pasrah utk menerima apa adanya memang tidak semudah ketika kita mengucapkannya. Saya sendiri “kontrak dokter” selama 2 tahunan, ya demi adil pada diri sendiri. Saya menyadari bahwa kesehatan memang kenikmatan kedua setelah keimanan. Ini memerlukan sebuah kesabaran yang luar biasa. Nasehat mulia saya pelajari dari sejarah dalam KitabNya, QS Al-Kahfi (1
ayat 60 sampai 82 tentang kisah NABI MUSA A.S. MENCARI ILMU yang akhirnya juga belum bisa sabar….
Oke, tetap semangat….
take care ur self
jangan kebanyakan begadang dlo (sok tau nih gw wkwkwk)
kesehatan itu mahal harganya
mending menjaga dari pada mengobati
cepet sembuh ya
banyakin istirahat…jangan terforsir…

cepet sembuh
cepat sembuh sarah, banyak istirahat
cepet sembuh ya jeng..jangan terlalu diforsir..people do need a time off lho..
liburan aja, ke Semarang contohnya..hahaha..
sabar, syukur, dan tenang…itu merupakan rahasia ikhlas seorang hamba kepadaNya…
semoga permasalahan yang ada bisa teratasi dengan baik..semoga lekas sembuh mbak…
kalo males berurusan sama dokter ya harus jaga kesehatan, Sar. gile juga ya beraktivitas ampe diforsir gitu..cepet sembuh deh.btw, syuting apaan?
Semoga lekas Sembuh ya Sarah
Jangan kebanyakan minum obat, bahan kimia kurang baik. Udah coba diet gol. darah?? Gampang dan ampuh kok… saya sdh membuktikannya.
miris, hati ibarat tersembilu, perih, pedih mendengar ceritamu, aku ingin…… jika kuat tuk membantu memikul deritamu…. setidaknya menghiburmu dengan dongengan2 yang merdu…. kesabaran memang tak mengenal batas, tak pernah terlihat ujungnya dan itu rupanya pilihan yang mesti kau ambil…….
Khusnudhon Billah, mimpimu tentang buku yang ingin kau rangkum itu suatu saat dapat terwujud……. (*jd kebw serius seh*)
Saya sependapat dengan CY (komen 13), bahwa konsumsi obat yang berkepanjangan kurang baik bagi tubuh. Mungkin sebaiknya anda mencoba metode lain.
Kaum Adam memang sangat perhatian ya… Hihihi… Ayo di lawan sakitnya…
kemarin saya ketinggalan ngga nonton sinetron nya nenk . . cuman kebagian tulisan jalan keatas nya doank
Semoga cepet sembuh
moga cepet sembuh mbak. kita sakit tanda Tuhan sayang ama kita.
yup Positve thingking itu perlu
yo wes, melu nang TIM wae nduk ndelok film pendek malem ini.
Haduh haduh…
Semoga lekas sembuh.
hee.. sakit??
semalam ol ampe pagi buta :-w ..
makanya kulkas diisi…
semoga cepet sembuh yah
Aku tak mau jatuh, tak boleh runtuh…. lah itu baru aja dibilang, jadi mesti gimana gimananya dah tau sendiri sajalah, gak perlu diulang ulang, kan dah kebal, hehehe
ohhh tnyata dah lama g posting sejak 30 april 2008 krn sakit toh…
jgn kecapekan sar, d jkt klo g bs ngerawat diri sendiri bisa cepet ambruk
klo emang ‘dia’ bisa menyembuhkan, tlp ajah…minta dateng
terkadang obat rindu mengalahkan obat yg laen lho…
minta cuti dan main ke jogja aja, jumat malem nongkrong di nol kilometer
*siap2 dijitak anak2 cahandong.org*
@ Sapto : Ini garaGara imsomnia…
@ tukangKopi : Sinetron hehehe
@ Leksa : Wong dibilang gag sempet, lhaa piye..
@ SigitPriyo : Yaah…faktanya gag semudah itu untuk meminta dia hadir.
@ Fa : Emmm…ke Jogja boleh juga
moga cepet sembuh Sar… jangan terlalu di forsir ya… banyak istirahat… kurangi ngeblog juga hehehe
yuks semangat mbak..
jangan pernah berpikir tuk mengeluh ya
hmm .. jangan lupa minum vitamin dong !!
eh Sar … aku dah liat tuh .. Kata Cinta Dalam Secangkir Kopi …. waaa … mantaff juga tuh …
hehehehhe
Sarah, memang mudah mengatakan untuk istirahat dan tidur cukup. Saya juga pernah mengalami bekerja terus menerus, sebulan penuh bahkan sering menginap di kantor…dalam kondisi seperti ini memang mau tak mau kita kurang istirahat. Jadi perlu tambahan vitamin, dan diusahakan setiap kali ada kesempatan merem (walau belum tentu tidur) sejenak…pikiran biarkan kosong.
Saya termasuk sulit makan, kalau pekerjaan banyak makanpun sering lupa, jadi anggap makan adalah kewajiban, jadi jangan dipikir enak tak enaknya.
(sok menasehati, padahal saya juga kalau lelah seperti itu)…semoga cepet sembuh ya.
1 kata aja…
“Sabar….”
Hmm….. hati hati aja
yah…walopun klise, cuma itu cara yang ampuh biar ga tumbang. makan teratur dan cukup istrahat
cepet sembuh ya, neng!
obat paling mujarab : always try to be happy

orang stress dh banyak sar. ngga usah ditambahin.
membentuk sugesti positif dalam hidup membantu kita menjadi kuat, tidak cuma secara psikologis, tapi bisa mendorong kekuatan sebenarnya..
ngga percaya? coba aja
mending beralih ke pengobatan alternatif
sarah, istirahat baik-baik, dan cepat sembuh, ya
jangan lupa, perbanyak tidur-tidur cantik alias sleeping beauty hihihi. get well soon!
ni sar, lo ke daerah gunungkidul, ada pantai namanya sadranan, setelah pantai baron, kukup dan krakal.. terpencil bgt, wah, gw klo lagi suntuk kesana sama temen-temen kampus.. lgsg plonglah rasanya, bisa teriak-teriak.. hehehe
ok bu.. hehehe..
memanjakan diri adalah cara terbaik..
sar, kayaknya kamu perlu liburan deh. nanti setelah selesai syuting, kamu istirahat penuh. jangan pikirin apa-apa dulu. bagaimana pun kesehatan itu penting..
olahraga non, yang penting mah…..
blogwalking tu juga olahraga
hmmmm…ga sempet nonton….
mau tw caranya biar enak?
mbojo ae mbak….!
*kabur*
setelah negak enervon C, sakatonik liver, formula 44 dan tolak angin komplit sido muncul berturut turut dan berkonsultasi dengan tembok selama setengah jam. akhirnya saya menyataken untuk memberanikan diri untuk memberikan komentar.. akhirnya…
coba setiap bangun minum air putih sebotol (2 ltr), trus minum susu sapi panas, sesampai ditempat kerja minum susu kedelai. makan pas jam makan siang, minum kopi di tempat kerja hanya waktu coffee break jam 3-an, makan malam jangan telat, dan blog komen crawling setiap malam.
dijamin dapat menemani waktu insomnia, mengurangi jatah kerokan, menambah jatah pijet/urut, membatasi kadar glege’en, dan memperpanjang umur cuci bedcover….
sekian dan salam kenal….
-woelank-
Bersyukurlah, semoga dengan sakitmu dosa²mu dihapuskan ..
mas mbak ada paket wisata yang gak gratis..he, coba di http://www.kibchome.multiply.com wisata melihat BURUNG GARUDA DI ALAM..
udah sembuh blum jeng?
aduh.. asmaku kumat..
hihihi…
“Let us rise up and be thankful, for if we didn’t learn a lot today, at least we learned a little, and if we didn’t learn a little, at least we didn’t get sick, and if we got sick, at least we didn’t die; so, let us all be thankful.” Budha Gautama.
So, keep the spirit…
@ Zam : Aseeeeem…!! inget kejadian telpon itu
Yen loro bronto pancen ora ono obate ndhuk
cepet sembuh ya mbak sarah…
ayo syuting!!
sudah saya sediakan ambulans!
@ Zam : Maaph pak sut saya lagi sesak nafas

ayoooo rafting lagi huahaha…
skr dah tgl 21, ayo apdet lagi
saya mengerti gimana rasanya sesak nafas soalnya saya juga punya penyakit elite itu koq :P…
BTW saya ucapkan semoga cepat sembuh yah…
Salam kenal…
salam
Semoga cepat sembuh dan pulih. Amin
sabar … sabar mbak ..
kalo sabar disayang loh ..
..ditunggu mb. gita lagi di atas sono tuh
Sekarang lagi musim sakit lho mba…
Jaga kesehatan…
yup betul n gak salah, panjang
kok seng komen okeh
aku pernah ngalamin hal … malamnya aku sms, menangis, lalu besoknya aku demam tinggi dan sorenya aku masuk rumah sakit.
sendiri, menangis, menahan sakit. sosok itu, berkelebat berkali-kali, tapi nampaknya dia tak perduli dengan keadaanku yang sudah ditusuk jarum berkali-kali untuk mengambil darah, harus diinfus selama berhari2 sampe bengkak … ah, sudahlah … semoga besok keadaannya akan menjadi lebih baik …
***ini komen apa curhat colongan ya :D***
blom update ya mbak sarah ??????
sibuk ya ??
Moga cepat sembuh….
eh nyambung ga sih
[...] tergoda juga buat motret-motret mbak-mbak SPG yang kecantikannya mungkin melebihi kecantikan sang BuanaDara, Faniez Maniez, ataupun NonaDita . Ah, tapi itu bukan tugas sayah *bergaya ala tika*, tugas [...]