POEM

Kemanakah arah?
Jika tujuan hanya persimpangan tak pasti
Biar hati yang menjadi mata angin.

Dalam gelap aku termangu
Dalam diam aku mengerti segalanya
Membebaskan ketidaktahuanku.

*Ketika otak berhenti berpikir dan hati mulai bekerja*

Diterbitkan di:  on Juli 17, 2008 at 1:19 am Komentar (38)

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://buanadara.wordpress.com/2008/07/17/poem/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

& Komentar Leave a comment.

  1. berarti klo otak buat berpikir, dan hati buat merasa …

  2. *mencoba meresapi*

  3. *baca diulang ulang biar bisa meresapi *

  4. dalam gelap cuma bisa pake perasaan. atau menyalakan lilin. :D

  5. saat binggung di persimpang, selain hati…bawa juga kompas (bukan koran) :D

  6. sapi yang diperes cK lari..

  7. mending diam…
    duduk merenung..
    berdoa..
    agar sinar itu ada..
    Saat melangkah kembali..

  8. mending baca cerpenista wae, sar …. :D

  9. kalo hati jadi mata angin siapa yang menugaskan diri kita akan pergi kemana?

  10. Stop aja dulu, dirikan tenda, camping…

  11. hmmm , apakah aku juga begitu ???

  12. Biar hati yang menjadi mata angin.
    //Sedang pasrah dan ngga tau mau kemana,

    Dalam gelap aku termangu
    Dalam diam aku mengerti segalanya
    Membebaskan ketidaktahuanku.
    //Sedang membiarkan diri mengalir, membawa kemanapun akan pergi

    *Ketika otak berhenti berpikir dan hati mulai bekerja*
    // Ayolah, kurasa gak sampai segitunya kan..

  13. saaaar, itu cerpenista dilanjout. :D

  14. What Will Be Will Be

  15. kau lahir dengan sepasang sayap
    lantas mengapa merangkak sepanjang hidupmu ?

    (Rumi)

  16. mungkin arah itu hanya sebuah angan2 atau bayangan,
    yang setiap kali datang menunggu untuk dipilih.

  17. saatnya berpaling ke mata hati…
    waktunya mendengar bisik nurani…

    ;)

  18. arah itu terlihat jelas kok..
    tinggal bagaimana hati kita mencarinyah ;)

  19. tujuan kok persimpangan
    *bingung….

  20. Tukang OOT berkata…
    coba bertanya pada rumput yang bergoyang…

  21. hehe… ini namanya mbudi

    *untung budi ga pernah komen di sini

  22. ahhhh…..ning Sarah sok puitis pisan….???!

  23. buka aja http://www.puputs.com biarkan hati berhenti merasa dan biarkan otak bebas berbicara

  24. *Ketika otak berhenti berpikir dan hati mulai bekerja*

    human enough,,,,

  25. jalan yang tak memiliki persimpangan
    … membosankan

    hati-hati jika hati mulai bicara
    … itulah sebabnya
    … “hati-hati” menggunakan kata “hati”

  26. diam itu emas.. *lho?! ga nyambung*

  27. waduu…
    numpang lewat mbak..
    hehehehe

  28. nice poem!!!

  29. Salam,
    dengan surat ini, kami agency for Intel Indonesia, mengundang anda untuk menghadiri acara lounching processor terbaru Intel

    Tanggal : 6 Agustus 2008
    Jam : 18.00 WIB
    Tempat : X2, Plaza Senayan, jakarta.

    Note: Undangan untuk 2 orang.
    mohon kirim alamat lengkap, untuk pengiriman undangan fisik.
    Kirim ke tion@matahatipromo.com

    Kami tunggu…Terimakasih

  30. Fight For Your Honor]
    Fight for your Pray

  31. gak mudeng, balik lagi ah

  32. flirting di kmen kurang seru ah… *mlayu*

  33. “yesterday is history, tomorrow is mystery, and today is a gift…that’s way they call as a present” – master Oogway… don’t have to worry about what will be and what it was, just focus on now, coz what u are going to do now can give u lot of differences between yesterday and tomorrow……

    salam semangat

    * nulisnya pake keringetan…ga bisa bahasa inggris soalnya..mudah2an pesennya nyampe :) *

  34. persimpangan kiri kanan oke, maju mundur juga oke, jika sudah dalam lingkaran, selalu bertemu.

  35. Kuakui… kumain hati… kumain hati…. :D

  36. wah…
    maknanya dalam
    sarat makna….
    salam kenal ya…

  37. Aku ingin menyelam, menylam dalam dan lebih dalam lagi, sedalam postingan ini ..

  38. Salam kenal Sarah. Sori ya OOT, hehe


Leave a Comment