Entah angin apa yang sungguh membuatku gelisah malam ini. Kenapa aku masih bertahan disini?
Aku terima semuanya, tak ada sesal, karena memang begitulah adanya. Diam, dan melakukan perenungan seringkali jadi hal terbaik. Saat pasrah datang melibas, sebersit tanya datang menyela. Aku tak pernah membencimu, tapi mohon jangan buat aku meragu sendiri… Aku hanya ingin [...]
Read Full Post »
Posted in Cinta, Lagi Sebel on April 30, 2008 | 63 Komentar »
Bulan yang muram itu seakan masuk ke dalam diriku..
Kupelajari kembali catatan harianku selama ini, pelanPelan kubongkari bagianBagian yang selama ini menembus hatiku, lama mulai kukunyah. LambatLambat mulai aku dapatkan kembali gambaran yang agak jelas tentangmu. Ia mulai berubah demikian pula dengan sejarah.
Dulu tutur katamu manis terdengar dan memberi harapan dalam setiap keputusasaan, tapi mengapa kini [...]
Read Full Post »
Posted in Cinta, cerita on April 16, 2008 | 68 Komentar »
Hujan bulan Juni
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakan rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu dijalan itu
Tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
*sapardi djoko darmono*
I wish you weren’t so far away…
It’s hard to mail a Hug.
Read Full Post »
“If someone asked me, What was the greatest moment of my life… I’m gonna said this is the greatest moment of my life.”
Aku terus mengetik, membiarkan kalimat terangkai di bilik kenangan. Seperti merekatkan kembali keping demi keping yang tertinggal.
Melesat menembus ruang dan waktu. . . .
Aku sedang sibuk memandangi satu per satu tumpukan [...]
Read Full Post »
Posted in Cinta, Refleksi, ibu on Maret 27, 2008 | 59 Komentar »
Ini anugrah membiarkan anganku terus menulis apapun tentangmu.
Berapa orangkah diperlukan untuk menahan badai yang datang mengoyak hati?
Berapa banyakkah dibutuhkan untuk melawan prahara yang menerjang hidup??
Tak perlu seribu. Cukup satu. Seorang Ibu.
Ibu
Walau telah kuhisap air susumu
Masih juga kau menyusuiku
Mengalirkan cinta
Yang tak pernah kering di dalam dirimu..
Ibu, kasih sayangmu
bagai hujan tanpa jeda.
Read Full Post »