BuanaDara

Me and you VS the world

For all Desire

th_th17.jpg

Bulir air dan anggukan daun sehabis hujan, bau tanah basah hinggap sesaat dipenciuman. Hujan sudah menyapa kota pagi ini.
Kulangkahkan kakiku melewati waktu, mengikuti arah matahari dan menelusuri jalan setapak demi setapak.
Ada apa dengan diriku?
Barangkali hanya aku yang merasakan hasrat ini. keinginan ini. Betapa aku mau berarti baginya.
Tetapi lelaki itu seperti kedap rasa, membuatku merasa seperti bukan apaapa. Bukan siapasiapa.
Kehadirannya mendatangkan dilema. Disesali atau disyukuri. Memberikan kesejukan, atau mendatangkan bencana?
Karena semua rencana menjadi kacau balau.
Kesendirian ini , kesunyian ini. Ternyata begitu menyedihkan.
Siapa yang kalah? Salahkan saja perasaan, mengapa menjajah hati.
Tapi terkadang, keangkuhan datang. Sebagai wujud manipulasi kerinduan.
Aku mencoba tidak panik, terus tegar berdiri dan tetap berdoa hingga malam datang. Berharap secercah cahaya datang menghamipri dan mengangkatku dari sini. Pun belum kutemui jawabnya..

Iklan

Single Post Navigation

48 thoughts on “For all Desire

  1. aku ga kedap rasa kok 😳

  2. *lirik komen edy*

    😆
    😆

  3. Tak ada yang kalah dalam cinta.

  4. Pertama : thanks non uda mampir di bLog aLe 😉
    *lonjak2 gembira kedatengan artis*

  5. Kedua : mo komen neh,

    hem, ngikut ama koment si nTo aja deh 😀

    ‘Tak ada yang kalah dalam cinta’
    Yang ada hanyalah ‘kurang beruntung’ dalam cinta.

  6. maafkan aku yang sudah menempatkanmu dalam dilema. tapi aku juga susah sungguh melihat bayangmu yang kian lindap. mungkin nanti, tiga purnama lagi, kita bersua di bukit asa. salamku buat mami … *anto rasah meri* 😀

  7. Ndoro, buat apa meri kepada sebuah kepalsuan?

    :mrgreen:
    mendingan merit aja dong..

  8. syahdu…..
    sarah, kontak aku ajah 😉
    *larak-lirik anto ama ndoro* 🙄

  9. Siapa yang kalah? Salahkan saja perasaan, mengapa menjajah hati.

    Ini emang bener gini? Atau seharusnya “Siapakah yang salah? Salahkan saja perasaan, mengapa menjajah hati.” ?

    Wah, inkonsistensi bahasa tuh…hehehehe…. *sok tau mode on*

    Btw, lagi naksir seseorang dan dicuekin ya??? Pastinya bukan sama aku kan??? Aku ndak merasa nyuekin kamu loh…

    😀

  10. /me +h (hugged) sarah style [ON] ……. niksmatsss *kipas²*

    .::he509x™::.

  11. @ antobilang

    mendingan merit aja dong..

    Oh! Anto ternyata sudah matang persiapannya!

    *siap-siap ke resepsi Anto* 😛

  12. loh anto jadi merit sama yang kemarin itu yah?

  13. menjajah perasaan?
    hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha……

    ya sudah, jangan bercinta kalo gitu… 😀

  14. hidup itu pilihan…. dan semua konsekuensi itu muncul karena pilihan yang kita ambil shaaaah…

  15. mellow…

  16. Seperti mas aLe, pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas kunjungan ke blog saiia… 😀

    Kedua, blom bisa kasih komen karena masih sungkan…
    Hihihi… 😀

    ~ nanti saya main lagi ya…

  17. Ah..kenapa rindu harus dimanipulasi? takut tak berbalas? beri saja ruang kepada rindu walopun harus dinikmati sendiri.
    *keknya komen saya ini ndak nyambung deh..bodo ah 😀 *

  18. jadi begini.
    kalo lelaki sudah dirasa kedap rasa, mungkin butuh mengalihkan subjek. ke cewek misalnya.
    begitu.

    **ngeloyor**

  19. Bakar aja laki-laki gelas itu, biar rame.

  20. *moco komen e tika*

    mwakakakakakak 😆

  21. ugh… saya tidak ngerti bahasa puisi 😦
    *dimasu yang lemot*

  22. *baca komen mbak Tika*

    Maksudnya gimana sih? *bingungmodeon*

    *saran untuk cewek yang dicuekin*

    Selidiki apa cowok itu punya orientasi seks yang sama dengan cowok lain. Jangan jangan dia…..tiiiiiiitt… *sensor*

  23. baca komennya tika juga…

    kalo cewek gimana ya? yang pakar mungkin mau berkomentar
    *lirik antobilang*

  24. ~baca komennya temen2~ 😆

  25. ini pada mo komentar atau cuma baca komentar sih 😆

  26. Hoek Soegirang on said:

    *baca komengna anto*
    ngga tau tuh nto…

  27. Tusuk aja lelaki itu biar gk kedap rasa lagi hehehe

  28. Halo.. halo.. ini pada kesini untuk mbaca tulisan Sarah ato baca komen sih? 😀 😀

  29. Lah, komenku sama dengan komentar Anto ternyata!

  30. Ternyata kita sehati, jeng… >:D<

  31. Potonya bagus 🙂

  32. hmm wow!

    baca komen mbak tika, dan… gyahahahahahaha!!! 😀

  33. kalo lagi ada di ‘persimpangan’, malu bertanya sesat di jalan lho.. *sok teu mode on*

  34. semua yang terjadi pada kita itu wajib disyukuri 🙂

  35. kenapa sih anto rajin banget komen dan membalas komen di sini? lah wong yang punya blog aja gak crigis, kok anto sing crewet. mending ganti nama jadi antocrigis wae … kekekek 😛

  36. @ antobilang & ndorokakung
    podho crigise, dilarang saling mendahului.. curi start boleh lah.. opo perlu ditunjuk tukang biak genderone? wikikiki 😛

    *woo? jebul saya sdh komen*

  37. *baca komen ndoro #35*

    huauhaahua…. bukannya ndoro juga sering yang kayak anto itu………..

  38. maap sar, double… yang atas salah nama………..

    *baca komen ndoro #35*

    huauhaahua…. bukannya ndoro juga sering yang kayak anto itu………..

  39. ABSEN ahhhh ……

    .::he509x™::.

  40. begitulah cinta yang kadang menyiksa..
    begitulah cinta yang kadang mengundang tanda tanya
    tapi yakinlah, cinta itu adil, indah dan sejati..!!
    🙂

  41. duh…mau komen, tapi waktu baca komen yang laen jadi ikutan ngakak.. 😆

    maap.. :mrgreen:

  42. Sibuk ya sar… sampe ndak pernah update 😐

  43. @Tika Buanget
    Tidak semua laki-laki……… (*Dangdut Banget…)
    Pada dasarnya cowo emang kedap rasa, tapi ada saat dimana laki-laki pun lebih perasa dari seorang wanita… saat si laki-laki sedang jatuh “Tjinta” dan saat si laki-laki “Patah Hati”… Bener gak seh…. 😀

  44. kok gak pernah ke SAS lagi?
    Udah mundur kah?

  45. waduh, postingnya kemana, komen2nya kemana :-D….

  46. adipati kademangan on said:

    lagi marahan ya sama dia … gak usah lama – lama say marahannya. ntar dia nya juga lupa sendiri kok

    *anto, aku sedang tidak ngomongin kamu kok heheeheheee … gak oleh njae*

  47. Ping-balik: Me and You Against the World « Blog Review !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: