BuanaDara

Me and you VS the world

Telapak Kaki Surgaku

tears00.gif

Aku memandang keluar jendela, mendapati bulan memudar tepat dibalik gedunggedung tinggi kota ini. Hari ini aku hanya menghabiskan waktu dengan mendekam dan mengurung diri di dalam kamar. Sebuah kesunyian yang membuatku fasih berdialog dengan diri sendiri, dalam diam. Sebuah diam yang bisu. Tetapi di dalam kebisuan inilah aku justru dapat menciptakan ruangruang masa lalu, seperti kaset yang di replay. Aku hanya ingin sendiri, sejenak.. Menciptakan sebuah ruang pemberhentian, serupa pause diantara peristiwa ke peristiwa.
Kembali labirin otakku menampilkan kejadian beberapa waktu yang lalu.
Perempuan itu berada dihadapanku. Usianya kini sudah genap setengah abad, tampak guratan garisgaris di sekitar matanya yang semakin jelas dan bertambah banyak. Ia tersenyum, tapi dapat dipastikan selama ini ia menyebunyikan luka dan sakitnya untuk menjadi seorang wanita yang tangguh dan tegar di mata anakanaknya. Kelak aku akan menjadi wanita seperti itu, mandiri dan tidak lemah. Dunia orang dewasa kerap dipenuhi dengan warnawarna yang kelabu.
Masih ku ingat ia berkata “Anak, andai kamu tau perasaan mama saat ini,betapa perih. Mama merasa terlalu dini gadis kecil mama untuk pergi dan berdiri sendiri di kota ini. Tapi ingat, mama selalu berada di setiap denyut nadimu dan di detak jantungmmu. Berlindunglah di hati mama sayang.”
Walaupun kalimatkalimat itu membuatku terperanjak, seperti mengalami gangguan daya kemampuan berbicara, aku lama terdiam sambil menunduk. Mama menjangkau dan memeluk tubuhku eraterat, seketika ia menangis.
Lalu aku berkata.. “Ma, anak ini mulai beranjak dewasa. Mungkin benar belum siap untuk tahu manis pahit dan hitam putihnya dunia ini. Tapi aku ingin mencoba menjadi seorang wanita yang tangguh dan tegar seperti mama. Pasti akan sulit.. tapi aku akan merasa tenang karena ada mama yang terus berada di setiap langkahku.”

Aku adalah ibumu
Akulah kehangatanmu
Akulah makananmu
Aku ialah rumahmu
Aku adalah samudera
Juga pelabuhan untukmu
Adalah kapal, layar Juga angin bagimu
Dan aku adalah taman itu.
Mekarlah anakku dan mewangilah..

*lintang sugianto*

Aku jadi ingat sebuah lirik lagu yang sudah tak asing di telinga. Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa.. Hanya memberi tak harap kembali, Bagai sang surya menyinari dunia…

Iklan

Single Post Navigation

36 thoughts on “Telapak Kaki Surgaku

  1. cinta dari ibu memang memang ngga akan pernah terbalas..

    ** eh? emang boleh bikin mamanya nangis gitu ? 😐 **

  2. Semoga jadi anak yang berbaik kepada orang tua, jadi anak shalihah yang terus mendoakan orang tuanya.
    Semoga nanti, telapak kakinya serasa bisa menjadi ‘surga’ πŸ™‚

  3. itulah kasih ibu. ada sebuah peribahasa seperti ini: kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang gala. yang artinya kasih ibu takan bisa diukur karena takan pernah berhenti sampai masa berakhir.

  4. yang terpenting kamu bisa jaga kepercayaan bunda kamu, sar.. πŸ˜‰

  5. Kasih sayang Ibu adalah oksigen bagi anaknya. Menggambarkan seorang lewat tulisan memang ga ada habisnya dan selalu saja membuat pembaca ingat kepada ibunya. Terima kasih Sarah…

  6. orang tua senantiasa menyayangi anaknya sepanjang hayat..

  7. buktiin bahwa kamu anak mama yg baik πŸ™‚

  8. @ pengki : Yahh, tibatiba nangis gitu , trus aq musti gimana heheh..

    @ mr.bambang : amin amin amin

    @ totoks : Lha..mas itu pribahasa yo, tak kirain itu lagu je..

    @ tukangkopi : Ya ialah.. πŸ˜‰

    @ annots : Kembali annots..

    @ andi bagus : Like my mom πŸ™‚

    @ caplang : Siiiap….

  9. jadi kangen amak emak…. πŸ˜₯
    emak………………………

  10. Orangtua ya gitu itu. Mereka nggak akan pernah benar-benar merasa anaknya siap menghadapi dunia.

  11. jadi inget kejadian di bulan juni 2001, satu malam diruang keluarga. ada aku, mama & papa, adik iparku dan anaknya.
    aku: “aku mau pindah kerja …”
    papa: “kemana?”
    aku: “ke bintan …”
    mama: “bintan? dimana?”
    aku: “tetangga sebelah kanannya pulau batam, dan diselatannya negara singapura …”
    mama: “jauuuh …” nada keberatan
    aku: “tapi kan masih ada di peta indonesia, ma … ada apa-apa, masih bisa dilacak ko’ … lagian, kalau di jakarta terus tar aku ga banyak pengalaman …”
    mama: “iya, tapi kenapa harus bintan …”
    papa: “pergilah … kamu engga akan kesusahan ko’ disana, akan banyak orang yang bantu kamu kalo sampe kenapa-kenapa …”
    mamaku speechless … and here i am now … aku jadi lebih mengerti banyak hal, tahu banyak hal … dan sekarang mamaku engga takut lagi untuk melepas anaknya ini untuk pergi jauh.

  12. mari kita taklukkan duniaaaaaaaaaaaa!!!!!
    kita menuju ke grand-line………!!!

  13. begitulah ibu πŸ™‚

  14. mama lagi ga ada dirumah..huhu..kangen..

  15. hai… thanks for visiting my blog. salam knal jg iiah… blog kamu isinya bagus-bagus. aku pengen bisa nulis sebagus kamu, tapi tulisan aku masih ancur. hiks…

  16. sarah puitis yah πŸ˜€

  17. Duh..
    baru semalam aku telponan ma emak di kampung 😦
    kok serasa tetap seorang anak kecil, walau luasan dunia udah lebih banyak anak bejat ini yang jelajahi… 😦

  18. Gambarnya bagus. Tapi itu belekan ya? Soalnya keluar air matanya terus.

  19. *gambarnya bikin sendiri yah? mantap :)*
    doa untuk orang tua kita, moga tetap dijaga sama Tuhan πŸ™‚

  20. …no comment…

    salam kenal ya

  21. IBunya sehat2 aja kan?
    jangan nangis terus, air matanya ga berhenti2 deh…
    klo sy figure iBu mendominasi kapasitas hardisk sy sejak kecil..
    salam kenal..
    *salaman*

  22. woahh..
    emak….
    *nangis*

  23. Thiinx: kata kata yang paling indah adalah sebutan mama yang keluar dari bibir mungil seorang anak
    [sang nabi]

  24. mamanya ulang tahun ya? πŸ˜•

    semoga yang sarah inginkan akan tercapai. doa ibu pasti selalu menyertai setiap langkahmu.. πŸ˜‰

  25. Happy new year yah mbak.. (maap telat. hehe..)

    thx dah mampir ke blogku.. ^^

    waa.. tulisannya bagus mbak.. menyentuh hati.. >_<

  26. Mbak2….

    Ngblog yg bener tu gimana se ?
    Ajarin saiya dunk…

    :p
    Slm kenal…

  27. Sebuah post yang sungguh menggetarkan…..

    Don’t know who you are. Namun Anda tampaknya memiliki talenta yang mengesankan untuk menjadi seorang perajut kata yang piawai.

  28. tampaknya sarah sedang bersolilukui dengan inner child-nya…saya juga terharu srk srk srk…

  29. komen saya sama dgn yg di sms kemaren
    *akhirnya bisa komen juga disini. via hape gagal teruus*

  30. Ibu, Anugrah terindah ciptaannya. ibu senantiasa menyayangi anaknya. dan anak tidak berani menghitung besarnya kasih sayang tersebut karena takut tidak bisa mengimbangi kasih sayangnya.

  31. ugh, pantes tadi malem wajahmu begitu sendu. halah πŸ˜›

  32. S417G P317@KLUK on said:

    M@…

    Bait kata yang kau ucap adalah kisah
    Pelukan hangat yang kau beri penuh cinta
    Gurat usia di kulitmu gambaran hidupku
    Ketegaran yang kau tunjukkan menjadi semangatku

  33. wekeke… jadi inget waktu kecil… nangis gara2 pengen liat surga di bawah telapak kaki ibu kuw… huahahaha…

  34. posting yang bagus…like this…benar2 berseni
    di tunggu posting selanjutnya ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: