BuanaDara

Me and you VS the world

Unjuk Gigi Kepada Bumi

th_black-and-white.jpg

“Aku ingin lingkungan selamanya hijau. Aku juga ingin semua orang sadar akan bahaya global warming dan melakukan sesuatu untuk menyelamatkan bumi”

Bumi sedang bersedih. Kita semua tau itu.
Belum lama memasui tahun 2008, ‘tamu tak diundang’ yang satu ini kembali datang ke ibukota dan beberapa daerah lain di Indonesia.! Banyak yang terkena dampaknya. Sekolah terpaksa diliburkan, rumah plus isinya hanyut terbawa arus, kemacetan selama berjamJam, sampai kehilangan nyawa.

Mungkin ada yang bertanya, “Kenapa sih banjir terjadi?”
Apapun jawabannya, curah hujan yang tinggi, pertanda global warming, atau perbuatan manusia terhadap bumi. Kita ini bagian dari masalah, jadi kita juga harus bisa memberi solusi. Bahwa sudah saatnya tiap individu berbuat sesuatu. Mulai dari hal yang kecil dan sederhana sekalipun. Meski bumi telah kering, tetap ada secercah harapan untuk masa depan. Peliharalah lingkungan sebagai tanda cinta bumi.

Keinginan untuk memberi sesuatu bagi lingkungan di sekitar wajib kita miliki. Buat yang doyan belanja, coba kurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa tas sendiri. Cabut kabel listrik saat barang elektronik tak dipakai, hemat dalam berpakaian dan mencucinya, tidak boros air, mulailah menanam pohon, menggunakan produk lokal, menghemat BBM dan masih banyak lagi yang lainnya.

Cobalah menerapkan slogan 3R.
Reduce, proses megurangi sampah, yang bisa dilakukan dengan cara membeli produk yang tahan lama atau dikemas dengan packaging yang bebas racun.
Reuse, menggunakan barang lebih dari satu kali.
Recycle, mengubah barangBarang lama sehingga bisa dibuat barang baru untuk dipergunakan lagi (alias daur ulang).

Banyak koq yang bisa dilakukan, tinggal seberapa besar keinginan untuk berbuat sesuatu untuk bumi kita. Dengan memelihara alam, maka begitu pula sebaliknya alam akan memelihara kita. “We must save the earth…!”

Iklan

Single Post Navigation

57 thoughts on “Unjuk Gigi Kepada Bumi

  1. ayo… mulai dari diri sendiri :mrgreen:
    save the planet 😀

  2. Tulisan yang menarik, saya suka bacanya.
    @itikkecil, setuju, mari kita mulai dari diri sendiri….

    Salam,
    Arry Akhmad Arman
    http://kupalima.wordpress.com

  3. “We must save the earth…!”

    lho? lha kok save the earth?
    bukannya save the cheerleader, save the world? hehe 😀

  4. Suka sedih ngeliat diri sendiri yang masih belum bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan bumi..

  5. Dengan memelihara alam, maka begitu pula sebaliknya alam akan memelihara kita…

    Yup, seperti dengan menyayangi dia, maka begitu pula dia menyayangimu.

    boleh usul: judul posting ini mestinya “unjuk hati kepada bumi”.

  6. beuh…
    tulisan nya beda,..

    kamu jadi bintang iklan layanan masyarakat buat “Save The Mother Earth” yak, Sar…? :p

  7. Setau ane, bumi kagak punya gigi … :mrgreen:
    Bumi ini sudah didesig dengan sedemikian rufa oleh Tuhan, agar nyaman, aman dan layak ditinggali oleh manusia dan seluruh makhluk yang tinggal di dalamnya. Tafi, manusia sendiri yang membuatnya menjadi tidak nyaman dan sering mengundang “kemarahan alam”.

    Bumi diciptakan dengan seimbang, namun ferbuatan manusialah yang membuatnya malah menjadi miring. Fadahal, Tuhan telah mewanti-wanti: Walaa tufsiduu filardlhi, ba’da ishlaahiha. Janganlah kalian membuat kerusakan di bumi setelah Kami menciptakannya secara baik. 😥
    *ditendang*

  8. unjuk gigi?lho lak tongos itu namanya..

  9. setuju, mbak… 😀

    http://www.green-week.blogspot.com/ –>nyambung gak ya,…

  10. sarah … ini ada link yang bagus
    ikutin dr pertama deh catatan dia
    menarik dan dimana ada usaha disitu ada jalan

    http://blogsampah.blogsome.com

    salam lestari…

    berasa kampanye 😛

  11. unjuk gigi dan unjuk peduli kepada bumi,
    bumi mangkin tuwa, kudu dijaga, biyar nggak pikun…

    kalok bumi pikun, dan memuntahkan laharnya, menggoyangkan kulitnya, menggelontorkan air-airnya, mengibas-ngibaskan anginnya.., kan kita juga yg repot…

    save the earth…save us! 🙂

  12. Bisa jadi, alam memang kecewa
    Apa yang dia berikan ternyata hanya mencuatkan ketidaknyamanan bagi orang lain. Keberuntungan itu kerap memihak

  13. sar, hubungannya menggunakan produk lokal sama save the earth apa ya? keknya keselip sama kampanye yang lain tuh.. :mrgreen:

    btw, Sarah udah ngapain buat menyelamatkan bumi. Nanti biar buat contoh…halah.. 😆

  14. @ leksa : lagi kampanye tentang bumi ini…! 😉

    @ Pitik : Emang situ tonggos po?? hi hi :mrgreen:

    @ Didut : Iya blognya Ok yaa… Udah mampir & komen juga 😀

    @ TukangKopi : ehemm…jadi gini *bergaya kampanye dulu* :mrgreen:
    Dengan menggunakan produk lokal maka kita sudah memperhitungkan energi yang dipakai saat produksi dan pengiriman suatu produk. Kalo memilih produk lokal artinya kita menghemat bahan bakar yang digunakan untuk mengirim produk impor (yg butuh bahan bakar lebih banyak). Ya kaaann.
    Plus kita juga meningkatkan perekonomian bagsa loooh…! 😀
    Makanya banyak yang bilang “Cintai produk dalam negri”
    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

  15. lah masalahnya produk lokal kita ini ternyata juga diproduksi oleh investor asing yg makin banyak jumlahnya. akibatnya beban tanah, air dan udara indonesia jadi bertambah. udah duitnya dimakan bangsa asing, beban polusinya untuk kita!

  16. Hemat air!!
    Budayakan tidak mandi!!!
    Save our blue marble!!

  17. ikut mapala aja mbak

  18. Bener, tulisannya beda…
    apa mau tobat kayak saya

    Saya dukung dengan buat banner! *duh, rasanya bannernya pernah di save sama anto*

  19. sudah saatnya memang kita menyelamatkan bumi…
    tentu kalau kita masih mau selamat sebagai penghuninya
    ya to?

    salam kenal,

  20. cuman mo nanya . . . mulainya kapan yaaaa . . . 😛

  21. harus serba hemat ya, sar?
    yawdah kalok pada maok hemat ya…
    hemat benwit, hemat listrik amak hemat uang….
    so, gak usah ngeblog… :mrgreen:
    *dipeluk erat amak dhini*

  22. termasuk yg matiin listrik 4 jam itu ya? wah libur blogging 4 jam juga dong 😀

  23. mulai dari diri sendiri yak…. kadang2 kita gampang sih tereak2nya :d

  24. Bener banget mba’sarah. 😀
    Kebanyakan orang memang belum aware sama Global Warming padahal dampaknya berbahaya.
    Orangorang sekitarmu mungkin akan bilang bahwa sadar lingkungan itu sesuatu yang merepotkan. Mereka boleh tidak percaya, tapi jangan menyerah.
    “Ilmu pengetahuan itu berdasarkan fakta, dan faktanya telah terbukti. Bahwa isu Global Warming lebih nyata dibandingkan fakta bahwa merokok menyebabkan kanker.”
    Save The Mother Earth..! 😉

  25. HIHIHI, giginyah kuning gak tuh si Bumi, kalo kuning, mbok ya di gosok wae lah…. hehehehe

  26. ndak bisa dibayangkan seandainya bumi ini jadi water world. manusia seperti apa yang akan bertahan ya?

  27. @chatoer
    bukan bumi yang unjuk gigi,, tapi kita semua kan ya??
    hayooo,, chatoer ke dokter gigi dulu,, giginya kuning kan?? 😆

  28. sengtuzzuuuu

  29. Salam kenal ya…!
    Memang sudah saatnya kita peduli terhadap lingkungan yang sudah amburadul, mari kita hijaukan lagi.

  30. mulai dari diri sendiri
    mulai dari hal-hal yang kecil
    mulai saat ini

    jadikan bumi tempat ternyaman untuk kita
    selamanya

  31. salam kenal mbak sarah. bener tuh 3R nya. tapi jangan cuma masalah solid waste aja yg kita pikirkan, tapi gimana pola hidup kita juga diatur agar tidak mencemarkan lingkungan lebih banyak lagi. sungguh hil yang mustahal bukan. setuju ama yg diatas mulai dari diri sendiri. setidaknya, kurangi pemakaian tisu yg berlebihan, pake listrik bila perlu aja, beli maem bw rantang sendiri, klo nyuci sendiri jangan berlebihan pake sabunnya (g baek buat tanah). Ini cuma sedikit tapi susah kan??? makanya saya buat skripsi ttg ini. Ayo jaga lingkungan kita…

  32. kalo diri kita udah mulai tapi yang laen-laen tak juga mau mulai gimana ya ? apakah mereka harus kita antemi :mrgreen:

  33. mulai dari kita masing2 yuk

  34. save the planet…!!
    untuk keabadian bumi kita ini..
    kalau bukan kita sapa lagi.. 🙂
    eniwei, ini yang namanya mbak sarah..
    cuma pernah denger2 aja..
    nyasar blogwalkin’ kesini..
    🙂

  35. saya ikutan bersedih kok… alam sudah sedemikian banyak berubah… ehmmm…

  36. kesian manusia..
    jadi korban kepintaran dan kebodohannya sendiri..
    aq juga manusia…

  37. wewaits on said:

    Setuju mbak sama 3R nya tapi btw neh unjuk giginya sampe kapan dah kering neh gigi gua !!!
    Met kenal ya
    http://wewaits.wordpress.com

  38. ayo kita lakukan, jangan cuma semangat sesaat

  39. ya itulah
    kerusakan yg terjadi di dunia ini semua akibat ulah tangan manusia..

  40. gw kira kembali ke masalah personal masing2.
    mulai dari mencintai lingkungan di sekitar kita 🙂
    *blogne emang asik*

  41. wah sarah bakal jarang ke jogja lagi ini, kan biar hemat BBM 😀 *saya barusan ngomong apa ya*

  42. giginya putih juga ya. pake pasta gigi apa?
    oh ya, kemaren belanja pasta giginya pake kantong pelastik gak
    hehehehe

  43. kita memang sering menyakiti alam, akan tetapi balasan alam untuk kita lebih dahsyat…

    yah save the planet. salam kenal

  44. ayoo.., dari sekarang kita jaga bumi kita dari yang paling mudah dulu lah.. menyiram tanaman di rumah yach.. atau menanam pohon baru di pekarangan rumah, bener gak mbak ?

  45. ayo save our planet, demi anak cucu…………

  46. “Aku ingin lingkungan selamanya hijau. Aku juga ingin semua orang sadar akan bahaya global warming dan melakukan sesuatu untuk menyelamatkan bumi”

    Semoga bukan sekedar keinginan semata, bukan anggota NATO (No Action Talk Only). Sebab sudah sepantasnya keinginan yang baik harus kita dukung, bukan begitu?

    Ok, mari selamatkan bumi kita!

  47. 49 (termasuk gw) orang yang menyerukan untuk save this planet… di blog ini

    tapi ada berapa banyak orang yang g sadar terhadap dunia di dunia ini 😦

  48. Ceritanya jadi Duta Besar Lingkungan atau apa ? Kidding. :mrgreen:

    Kalau tidak salah, seroang geek yang mencintai komputernya pun sudah bisa memerangi Global Warming dengan aplikasi LocalCooling. Coba cari di internet, sudah ada. Adapun aplikasi tersebut saya pakai. 😉

  49. bedewei….inih bedewei yaks, sar….
    kok sampeyang inih gak pernah mbales komeng nyang mangsup, tho?
    yach…itu emang hak prerogratip nyang punyak blog….
    sayah cumang herman, aih heran ajah…biasanyah komeng nyang mangsup di sebuah blog jugax ditanggapi amak nyang punyak blog…
    mungking dari awal pertamax sayah mampir keblog inih begidu….
    ah, cumang tanyak iseng ajah…. :mrgreen:
    *pingsan dipangkuan ayang*

  50. paling tidak kita bisa mulai dari diri kita dulu dan keluarga kita kemudian lingkungan sekitar kita. ini harus kita jadikan kampanye nasional “selamatkan bumi” 😀

  51. @ abee : Nah…ini juga udah ditanggapi koq :mrgreen:

  52. hiakakakakakakakakakaka……. 😆
    *ketawa ampe pingsan*
    *bangun nyari tempat nyang enak dipangkuan ayang* :mrgreen:

  53. putirenobaiak on said:

    tambahin satu lagi: repair! jangan gila fashion 😀

    salam kenal ya sarah

  54. Tambahan. Berhenti menambang dan membabat hutan. Dirikan PLTM

  55. taqwiyatul muslimah on said:

    Reuse, menggunakan barang lebih dari satu kali…

    mksdnya pa sie?

    tlong jelasin yah krim ke emil sya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: