BuanaDara

Me and you VS the world

Archive for the category “Uncategorized”

Believe or Not

Postingan kali ini sebenernya hanya sekedar sharing tentang pengalaman syuting di salah satu lokasi di daerah Depok, dan mungkin postingan kali ini akan panjang dan membosankan ehehehe.. Jadiii…aku cuma mau cerita aja. Dan sekali lagi tidak ada yang di buat-buat, karena ini sebagian dari kisah nyata..dan bener-bener real. Kalau mau percaya silahkan dinikmati ceritanya, tapi yaa kalau tidak jangan dibaca yaaa, okay… 🙂

Pernah denger gag studio metro alam? Salah satu lokasi syuting di daerah Depok, Cilodong. Sudah 4hari ini aku syuting disana. Hari rabu kemarin syuting dimulai, bangun pagi..mandi..siap-siap nyetir sendiri dengan mata masih merem melek tapi harus tetep segerrr karena calingan jm8 pagi. Sebelumnya aku gag tau dan aku juga belum pernah syuting disana, dan sesampainya disana sedikit kaget ternyata setting lokasinya di hutan dan ada adegan naik turun bukit, lari turun dari atas bukit, camping sampai malam larut nyalain api unggun sambil gitar-gitaran, rame dan seru sih tapi cape pastinya.

Sebenernya aku tidak merasa ada yang aneh dengan lokasi di hutan itu, dan sedikitpun tidak ada perasaan takut dengan hal-hal yang berbau mistis atau semacamnya disana, dan aku bener-bener menikmati syuting di lokasi itu karena ini pertama kalinya aku syuting di hutan. Dan dengan santainya aku sering bulak-balik…mondar-mandir sendirian sedangkan para pemain lain tidak jarang minta ditemani kalau ke parkiran, karena parkiran mobil dengan letak lokasi syuting lumayan jauh. Hari itu sekitar jm4 sore break dulu menunggu malam karena ada scene malam, jadi aku ke parkiran mau tiduran dulu sambil menunggu buka puasa dan ngadem di mobil yang aku parkirin di sebelah rumah tua yang bangunannya udah reot hampir mau rubuh.

Tapi entah kenapa susah sekali untuk tidur memejamkan mata, jadi aku buka HP dan sibuk menelpon.

Aku, “HoLLaaa lagi dimana?”
Dia, “Kantor. syuting dimana kamu?”
Aku, “Studio alam TVRI, jauh di depok. Kamu tau?”
Dia, “Iya aku pernah syuting disana, belom selesai juga. Koq berani syuting disana sampe malem..kan disana terkenal banyak kuntilanaknya.”
Aku, “Ah, rese’ deh..gag penting banget siiih ngomong gitu, gw sendirian neeh. Udah ahh..”

Tuut….tUuuut….Tuuuuuuuut….. *telpon mati*

Aku melihat ke bangunan rumat tua itu, ada bendera putih yang digantung tinggi diatap rumahnya, sedikit merasa aneh memang kenapa memasang bendera putih di depan rumah itu. Lalu melihat keluar kaca dan ternyata hari sudah gelap dan bener-bener gelaaaap..tidak ada orang sama sekali disekitar parkiran. Lalu aku keluar tergesa menuju lokasi syuting.

Sampai di lokasi aku bercerita kepada teman tentang kejadian tadi, lalu dia bilang “Iya nih temen gua juga barusan sms” Aku membaca sms di HP nya, yang bunyinya “Ati-ati disana, kemarin gua baru syuting ada kru yang kesurupan dan minta kopi pahit”. Terus aku marah-marah dan sedikit sebel dan bilang ke temen “Gua heran deh kenapa sih, rumah kosong itu masang bendera putih di depannya” lalu temaku bilang “Oh iya bendera putih ya.” Sedikitpun aku belum curiga kalau ada sesuatu yang aneh di sekitar lokasi itu.

Sekitar jm8.30 malam, temanku bilang “Sar, lampu bagasi mobil koq nyala”
Aku bilang “Ah,,,masa sih kayanya tadi gag deh”
temanku, “Iya gua baru dari parkiran, gua liat nyala, mau di check gag?”
Aku , “ahh, ntar aja deh”
teman, “ntar aki nya soak lhoo”
Aku “oh,,iya yaa”

Akhirnya aku ditemani seorang teman menuju ke parkiran…
Sudah di utak atik, diperiksa lampu bagasi itu tidak mati juga. Lalu aku menuju pintu sebelah kiri membuka pintu lalu saat aku mau menutup pintu itu, disitulah hal mistis yang pertama kali aku lihat seumur hidup, sepasang kepala besar dan kecil yang jelasa bukan manusia sedang mengamati aku dan temanku. Sambil berbisik aku bilang “Cepet kita pergi dari sini, sekarang!!!!” dan sepertinya temanku mengerti apa yang baru saja terjadi, karena dia juga bilang “Iya gua tau, pokoknya lo jangan ngeliat ke arah situ, karena gua udah ngeliat dari tadi.”

Akhirnya aku dan temanku segera pergi dari tempat itu. Kemudian aku bertanya “Lo tau gag, tadi gua bendera putih deket rumah tua itu kan, dan ternyata benderanya gag ada, jadi tadi yang gua liat sebelumnya itu apa??.” temanku menjawab “Iya, sebenernya gua juga gag mau buat lo parno, padahal gua juga gag liat ada bendera putih di deket rumah itu”
Entah apalah bendera putih yang menggantung tinggi di atap rumah itu, mahkluk halus yang disebut kuntilanak atau apalah aku sendiri hanya terdiam karena kaget ngeri. Astaghfirullah……aku tidak berharap dan kebayang sedikitpun bakal melihat mahkluk gaib atau sejenisnya, entah apalah maksud dan tujuan mereka menampakkan diri, tapi ada beberapa orang bilang, kita dapat melihat atau dirasuki *kesurupan* penampakan mahkluk tersebut apabila pikiran sedang kosong, bimbang atau sedang kotor *cewek:mens* , tapi terus terang saat itu pikiranku memang sedang kosong apalagi di lokasi hutan seperti itu. Dan ada juga yang bilang bahwa itu bukanlah syetan melainkan iblis, tapi aku sendiri tidak tau apa itu bedanya syetan dengan iblis..

Dan ceritanya belum selesai sampai disitu..

Lalu syuting selesai sekitar jm10.30 malam, karena tidak berani nyetir sendirian, aku ditemani seorang teman untuk sampai ke gerbang depan, dan ajaibnya lampu bagasi tiba-tiba tidak menyala lagi sekitar 50 meter dari lokasi parkiran, entahlah ini bisa dibilang aneh atau tidak. Sepanjang perjalanan pulang aku gag berani melihat ke kaca belakang dalam mobil.
Aaaarrggghhhh…..!!!!!! jadi parno kalau lagi sendirian, mau mandi atau pulang malam. Besok aku harus kembali lagi ke sana karena syuting masih 3hari lagi, terus berharap tidak terjadi hal-hal aneh di kemudian hari. Sambil komat-kamit baca do’a pergi ke lokasi syuting.
Percaya tidak percaya ternyata mereka ada disekitar kita.

Iklan

I’m Tired Enough

Entah angin apa yang sungguh membuatku gelisah malam ini. Kenapa aku masih bertahan disini?
Aku terima semuanya, tak ada sesal, karena memang begitulah adanya. Diam, dan melakukan perenungan seringkali jadi hal terbaik. Saat pasrah datang melibas, sebersit tanya datang menyela. Aku tak pernah membencimu, tapi mohon jangan buat aku meragu sendiri… Aku hanya ingin akhir yang semestinya, tak lebih, tak kurang..itu saja. Sulitkah???

I don’t wanna think about it, but i can’t… i care… Hemmm life is unfair sometimes, and we must know that. Keep moving and rolling that the best we could do.
I know, I am not perfect. Well, so what if I’m not perfect anyway? I’m affraid, I get bored easily, I often feeling blue, I can’t take all the problem by myself.
HeLLLoooo… I’m just an ordinary person too. I just pray and prepare myself coz anything can happen right now.

Pola Pikir Manusia yang ‘Unik dan Berbeda’

Setiap orang memang mempunyai sudut pandang yang berbeda dalam menterjemahkan suatu hal atau peristiwa. Dan adalah menjadi hak semua orang untuk menilai segala sesesuatu, entah itu dari sudut pandang yang positif atau negatif. Karena pola pikir setiap orang sangatlah beragam, dan juga mempunyai sudut pandang yang bisa dibilang memang unik.
Kemarin malam aku dan seorang teman membahas sebuah topik yang bisa dibilang memang gag ada matinya untuk dibicarakan, apalagi kalo bukan soal Cinta.

Aku : Udah baca belom postingan unconditional love?
Teman : Aku juga udah komen.
Aku : Menurut kam, piye?
Teman : ukuran cinta itu ga bisa didefinisikan oleh orang lain, yang bisa ya pasangan mengartikan cinta masing2
Aku : Tapi menurut aku cinta itu gag akan sampe hati melukai orang yang dicintai
Teman : dan artinya, dengan seperti itu, kita akan mengorbankan diri kita untuk membuat orang yang kita cintai bahagia? cuma ya sar, sering banget lhoo, kita kadang nggak bisa menuruti hati kita seperti teori cinta.
Aku : iyalah..teori hanya akan tetap jadi teori, yang real n fakta itu adalah prakteknya. ya tiap org beda2 sih apalagi kalo soal cinta.
Teman : hihihihi..intinya kamu setuju gak apa yang mas iman tulis? 😆
Aku : gag semuanya sih. ada setuju, ada gag nya sih. 😦
Teman : Looh..yang mana? kenapa?
Aku : cos cinta yang di posting itu kan cinta menurut mas iman, menurut khalil gibran, menurut malena. Bukan cintaku.
Kan setiap orang punya cara pandang yang berbeda apalagi kalo soal cinta he he he.. 😀 Tapi di postingan itu,aku setuju sama komen nya leksa ,cinta bukan take n give, moso??
Teman : maksudnya, setiap ada give harus selalu diakhiri take? atau setiap ada take, we must give? kalo aku sih nggak bersyarat, nggak musti habis take trus give atau sebaliknya, habis give lalu take.
Aku : ya tapi itu kan berarti dia gag mau dirugiin dan gag mau merugikan org lain, aq rasa itu cukup fair, seperti juga artinya kita gag akan menyakiti kalo gag mau disakiti.
Teman : Bukan nya memang tak perlu ada syarat dalam cinta. 😀
Aku : Iya sih… 😦
Teman : Kecuali 7 syarat itu.. 😀
Aku : Maksudnya postingan 7 sayarat itu??
Teman :ngggaaaaak…. 😀
Aku : Masa gag baca,aq nulis “Duh…seneng bgt (seandainya) punya cowok kaya gitu” dan seharusnya kalo dibaca n disimak dg baik, itu hanya sebagai angan seorang perempuan. bukan syarat. Apa aku nulis, syarat2 cowok? gag kan? Syarat2 cowok yg baik? gag kan?? dan aku juga gag menyangkut pautkan soal cinta. 😛
Teman : Iya yah dan aku telah merusaknya dengan terjemahanku. iya soale, kalau itu syarat, kadang malah jadi ngebatesin gak sih?
Aku : Gag membaca secara baik n benar sih. cuma asal baca aja. Iyalah..aq gag pernah ngebatesin dg siapa ato siapa. itu masalahnya. itu sebenernya yg aq maksud 🙄
Teman : Nah kadang sar, kita gak bisa bikin semua orang puas dengan apa yang kita lakukan begitupun juga soal tulisan, kadang kita gak bisa maksa semua orang setuju dengan tulisan kita dan lagii..kita gak bisa maksa semua orang baca tulisan kita dan mengerti 😀
Aku : wah wah..iya nih aq salah ternyata 😦
Teman : Salah kenapa sar?
Aku : Di tulisan posting terakhirnya itu ada. Padahal aku gag bermaksud gitu looh…
Teman : Buat posting khusus aja semacam klarifikasi gitu..

Sebelumnya, maaf saudara saudara sekalian.. 🙂
Tujuan dari postingan yang teramat panjang ini adalah karena aku hanya mau mengklarifikasi maksud dari postingan “Cowok yang gimana donk?”. Sebenarnya postingan tersebut tidak pernah bermaksud untuk membuat suatu kriteria atau syaratsyarat seperti apa pacar atau cowok yang baik. Intinya, postingan itu hanya sekedar asyikasyikan saja. “this’s just for fun”.Tapi ternyata di bagian akhir penutup posting tertulis “Atau ada syarat yang lainnya.. Silahkan ditambahkan..”
Wah wah… yang itu benar benar salah, seharusnya kata syarat itu dicoret 😦
Sehingga membuat isi postingan tersebut menjadi tidak sempurna atau failed karena tersampaikan atau dinilai tidak seperti yang tercerna dalam pikiranku. Dan sekali lagi semua postingan yang ada di blog aku ini hanya sebagai bentuk curahan otak dan pikiranku yang menjadi sebuah postingan hanya isengiseng sekedar asyikasyikan. 😉

Hello world!

Yes, aku ngeblog lagi. Terpaksa pindah ke wordpress karena blogspot ribet sih. Moga-moga, setelah Sarah pindah ke sini trus gak dimarahin lagi. Maaf and thanks ya temen-temen …

Post Navigation